Senin, 06 Oktober 2008

KECANTIKAN SEJATI

KECANTIKAN SEJATI
Untuk mendapat bibir yang menawan, ucapkanlah selalu kata-kata kebaikan.
Untuk mendapatkan mata yang indah, lihatlah kebaikan pada setiap orang yang kau temui.
Untuk mendapat badan yang ideal, berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan. Untuk mendapat rambut yang indah, mintalah anak-anak untuk menyisirnya.
Untuk berjalan dengan sikap yang baik, berjalanlah dengan semua pengetahuan anda, dan anda tidak akan pernah berjalan sendiri.
Manusia jauh melebihi ciptaan lain. Manusia perlu senantiasa diubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. Jadi, cobalah untuk tidak mengucilkan seseorang dari hati anda berapa pun kesalahannya.
Apabila anda sudah melakukan semuanya, ingatlah bahwa bila suatu saat anda membutuhkan pertolongan, akan selalu ada tangan yang terulur.
Dengan bertambahnya usia, anda akan semakin bersyukur karena telah dikaruniai dua buah tangan. Satu buah untuk menolong diri anda sendiri, satu buah lagi untuk menolong orang lain.
Kecantikan sejati bukanlah terletak pada pakaian yang dikenakan oleh seseorang, bukan pada bentuk tubuhnya, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan terpancar dari mata manusia. Mata hati dan mata pikiran manusia yaitu cara ia memandang dunia, karena pada mata terletak gerbang menuju hati manusia, di mana kasih dapat bertumbuh, berkembang, dan berbuah manis.
Kecantikan sejati bukan terletak pada kehalusan atau keindahan paras wajah seseorang.
Kecantikan sejati terpancar dari jiwa kasih, dan perhatian yang diberikan kepada orang di sekelilingnya.
Kecantikan sejati tidak terletak pada penampilan fisik, tetapi ada di dalam hati. Kadang kala harta karun sejati tidak terletak pada apa yang bisa kita lihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat. Kasih yang tulus tidak terdapat pada hal-hal yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada hal-hal yang telah dikerjakan tanpa diketahui.

Tidak ada komentar: